Dewan Energi Mahasiswa Sesalkan Sikap Kepala SKK Migas Sumbagut

Azrizal Nasri, Wakil Ketua Umum Dewan Energi Mahasiswa Indonesia
3

Jakarta – Pimpinan Pusar Dewan Energi Mahasiswa Indonesia (PP DEMI) sangat menyesalkan sikap yang di tunjukkan oleh kepala SKK Migas pada pertemuan SKK Migas, DEMI, Migas Centre Riau, Perwakilan Komunitas Mahasiswa Perminyakan Riau.

Pertemuan tersebut dihadiri Waketum PP DEMI. Pada rertemuan tersebut mengagendakan pembahasan dan diskusi program yang akan rencana dilaksanakan oleh masing-masing institusi yang hadir.

Pertemuan yang dilangsungkan pada kamis, 13 Oktober 2020 pukul 14.30 s.d selesai bertempat di Kantor perwakilan SKK Migas Kota Pekanbaru.

“Ada berapa persoalan memang yang dibahas dalam agenda tersebut diantaranya terkait bagaimana meningkatkan SDM Mahasiswa yang menyangkut Migas di provinsi Riau serta membahas Leadership Camp yang rencana akan dilakukan, tetapi sesi saya pada usulan sesi pertemuan tersebut, kami sangat menyesalkan sikap yang ditunjukkan Kepala SKK Migas Sumbagut Kepada PP DEMI, tindakan tersebut dinilai menunjukkan sikap sebagai pejabat Publik yang kurang menghargai toleransi beragama”. disampaikan Waketum PP DEMI, Azrizal Nasri, di Pekanbaru (Kamis,13/2/2020).

Lanjut Azrizal dalam keterangannya kepada media, “Padahal saya hanya menyampaikan bahwa berhubungan sudah waktu sudah sore dan mengingatkan waktu sholat ashar telah tiba sehingga diharapkan pertemuan ini bisa mengambil kesimpulan”

“Kami menyayangkan sekali bahwa respon yang di berikan oleh Pimpinan pertemuan saat itu yaitu bapak Avecina Darwis yang juga adalah Kepada SKK Migas Sumbagut yang menyampaikan bahwa tindakan saya mengingatkan masalah waktu dan waktu sholat tersebut tidak sopan dan tidak memiliki etika, padahal niat kita hanya mengingatkan dan memberikan masukan pada pimpinan rapat”, Pungkas Azrizal.

“Jangan sampai terkesan, Kepala SKK Migas Sumbagus terlihat sebagai pimpinan yang otoriter dan tidak mau dibantah, sehingga kedepan komonikasi lintas sektoral akan terhambat karena Kepala SKK migas tidak mampu menghargai pendapat orang lain”, Pesan Azrizal Nasri yang merupakan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Paramadina.

“Saya hanya mengharapkan Bapak Kepala SKK Migas Sumbagut bisa memperbaiki sikapnya, karena sikap yang tidak mampu menghargai pendapat dan mudah tersinggung pasti akan berdampak tidak baik terhadap proses tata kelola Migas di Sumbagut”. Tutupnya.

Choose your Reaction!
Leave a Comment

Your email address will not be published.