Transformasi IMMwati Di Ruang Publik Dalam Menghadapi Tantangan Zaman


JAKARTA - Immwan dan immwati dalam imm memiliki kesempatan yang sama baik untuk memimpin organisasi atau mengambil peran strategi dalam organisasi perempuan juga memiliki hak yang sama untuk tampil melakukan hal hal yg berguna dan bermanfaat maka perempuan punya kewenangan yang sama dengan laki laki meskipun dgn keterbatadan fisik.

Immwati harus mencuri star merebut momentum dengan kekuasaan muhammadiyah yang diperhitungkan di ruang publik. Dan untuk mendapatkan posisi di ruang publik yang didukung oleh nama besar muhammadiyah maka untuk memperkuat kwalitas diri immwati untuk tampil maksimal dan diperhitungkan, saat ini persaingan bukan hanya untuk kaum pria, tetapi perempuan yg berada diorganisasi-organisasi lain dan bukan hanya eksternak muhammadiyah saja namun juga internal seperti IPM atau IPPmawati juga perempuan nasyiatul aisyiah yg juga anak kandung muhammadiyah.

Karena ruang itu harus direbut sebagaimana pengakuan jaman sekarang ini tidak ada lagi sekat antara laki laki dan perempuan dan sudah memiliki ruang yg satu yaitu ruang pertarungan kwualitas diri dan kemampuan sebab, itu sudah dibuktikan di cabinet kerja Jokowi-JK dimana hampir mengimbangi peran laki laki bahkan di ruang politik juga terdapat tempat tempat khusus untuk perempuan dan apabila itu tidak di incar oleh immwati maka sudah barang tentu immwati akan tertinggal dari perempuan organisasi lain. Yang bisa jadi sekarang sudah berlari dengan sejuta pengalaman mereka.

IMM terutama immwati sebagian besar terlalu terkoptasi dengan aura sang suami sehingga kebanyakan menjadi redup,keilmuannya immwati saat masih ber-IMM dengan tidak lagi ber-IMM. Immwati yg ber-imm bnyak yang bersinar namun setelah bersuami redup kembali gerakanya.di samping itu peran bidang immwati bagi saya belum sangat maksimal sehingga harus lebih diperkuat lagi kompetisi immwati ke depan. Bidang immwati kebanyakan hanya sekedar memperkuat kualitas namun tidak menyiapkan panggung atau ruang yang setelah ber IMM tidak tahu mereka kemana sehingga ada immwati yang bingung dengan langkahnya apalagi fi tambah watak dasar perempuan yang suka malu dan lemah membuat kesulitan untuk beradaptasi di ruang publik.

Penulis : Immawati Yulianna