IMM Kehilangan Kader Terbaik, Saat Jihad Menolak Valentine’s Day




PALU – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Tengah (IMM Sulteng) ditepar kabar duka, kader terbaik yang dimiliki Sulawesi Tengah, IMMawan Ibrahim meninggal dunia saat mempersiapakan aksi damai menolak perayaan hari valentine (Valentine’s Day). 

Dari Kronologi yang dikirim oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Tengah (DPD IMM Sulteng) IMMawan Kamarudin Amar melalui via WhatsApp, Rabu 14 Februari 2018, mengatakan Almarhum meninggal yang sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengambil peralatan penunjang aksi.

“Alm. IMMawan Ibrahim bersama IMMawan Alan Jabir (Pengemudi) berangkat dari sekret IMM Palu menuju arah Utara Palu (Taipa Lokasi kecelakaan) mengendarai mobil open dengan tujuan mengambil peralatan penunjang aksi damai berkaitan dengan Valentine’s day,” kata Ketua Umum DPD IMM Sulteng, IMMawan Kamarudin Amar.

Lanjutnya, di saat perjalan terjadi kecelakaan dengan Sepeda motor yang ditumpangi oleh 2 orang yang sebelumnya Ban Mobil yang mereka tumpangi pecah.

Pada peristiwa tersebut, satu (1) orang korban yang mengenderai sepeda motor meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan 1 orang lagi masih di rumah sakit dan dikarkan masih dalam keadaan koma.

“IMMawan Ibrahim meninggal di Rumah Sakit, dan IMMawan Alan Jabir selamat dan saat ini berada di Polres Palu,” ujar Amar.

Dari keterangan  Amar, Peralatan aksi yang diambil oleh IMMawan Ibrahim dan IMMawan Alan Jabir ialah Genset untuk Sound Sistem yang dipakai untuk aksi pada sore hari Ba’ada Asar waktu setempat.

Almarhum IMMawan Ibrahim merupakan aktivis IMM yang militan, Ia merupakan Ketua Domisioner Pimpinan Komisariat  FKIP Periode 2016 – 2017, Sebelum meninggal juga, beliyau jadi Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Musycab) IMM Palu pada tanggal 23 Februari 2018.

“Dia salah satu bakal calon Formatur, dan beliyau juga Alumni DAM di Makassar,” pungkas Amar. []

Penulis : Zainul Abidin
Editor : Din Salahudin