Jailani Tong : Musyda IMM NTT Rawan Ditunggangi Oleh Partai Politik





Jakarta – Sekertaris Umum Dewan Pimpian Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  Nusa Tenggara Timur (NTT) Jailani Tong angkat bicara terkait agenda Musyawarah Daerah (Musyda)  IMM NTT, ia berharap kegiatan itu tanpa diintimidasi dan disusupi oleh Partai Politik (Parpol).

Agenda Musyda IMM NTT akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2017, Agenda tersebut berpotensi akan ditunggangi oleh Parpol.

“Ingat bahwa IMM adalah organisasi yang tidak perna berafiliasi dengan parpol mana pun oleh sebab IMM adalah organisasi yang independen,” kata Jailani Tong di keterangan tertulis yang diterima oleh Media IMM.or,id pada Minggu (23/10).

Lanjut Jailani, bahwa agenda Musyda rawan ditunggangi karena basis gerakan organisasi kemahasiswaan akan memuluskan agenda pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) di tahun 2018-2019, “Cara-cara yang kemudian akan dilakukan adalah dengan mendukung salah satu kandidat untuk maju bertarung pada perhelatan pergantian kepemimpinan tersebut yaitu Musyda,” ujar Jailani.

Oleh sebab itu, Jailani Tong mengajak kepada seluruh peserta Musyawirin di perhelatan akbar Musyda DPD IMM NTT agar senantiasa menjaga dan menolak jika ada yang kemudian ada penyusup yang masuk dan mengajak lalu memberikan iming-iming yang menyebabkan idealisme tergadaikan.


Bahkan kepada Ayahanda/Ibunda/Kakanda dan Ayunda, Jailani  mengajak untuk senantiasa bersama-sama menjaga sehingga perhelatan Musyda DPD bisa berjalan dengan baik dan sukses tanpa ada intimidasi atau di susupi oleh agenda parpol manapun.

Harapan Jailani, jika agenda Musyda ini tidak ditunggai oleh parpol maka Musyda ini akan melahirkan pemimpin yang benar-benar mau bekerja untuk Muhammadiyah dan khususnya untuk IMM NTT dengan ikhlas dengan segenap jiwa raga dan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi kedepannya. Tandasnya

Dan agenda Musyawarah Daerah (Musyda) Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Nusa Tenggara Timur, yang akan dilaksanakan merupak Musyda yang ke XII.