IMM Aufklarung Teknik Tekankan Pentingnya Berorganisasi Kepada Mahasiswa Baru



Malang - Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2017 menjadi ajang perekrutatan kader bagi organisasi otonom Muhammadiyah yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hal itu juga dilakukan oleh IMM Komisariat Aufklarung Teknik sebagai organisasi otonom yang ada di Fakultas Teknik UMM.

Dalam perkenalan organisasi otonom Muhammadiyah, yang dilaksanakan tanggal 6 september 2017 di Aula Teknik GKB 3 UMM. IMM Komisariat Aufklarung Teknik menekankan pentingnya untuk berorganisasi kepada mahasiswa baru karena dapat menumbuhkan sikap percaya diri, rasa tanggungjawab, menunjukkan jati diri dan kepribadian, memperluas wawasan dan pengetahuan, melatih jiwa untuk saling kerja sama antar kawan.  Perkenalan tersebut juga menyerukan kepada mahasiswa baru Fakultas Teknik untuk bergabung dengan IMM. Serta dalam perkenalan tersebut juga menjadi ajang untuk mengabarkan bahwasanya IMM mempunyai 3 lahan garap yaitu diranah keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan. 

Perkenalan organisasi otonom muhammadiyah tersebut juga menarik antusias yang besar dari mahasiswa baru, hal ini bisa dilihat dari besarnya minat mahasiswa baru dalam bertanya.

Seperti halnya, Salsa Rina mahasiswa baru Teknik Industri yang menanyakan “kenapa IMM Fakultas Teknik menggunakan nama Aufklarung? dan arti Aufklarung itu apa?.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Melan Delvita selaku Ketua Bidang Kader IMM Komisariat Aufklarung Teknik.

“Kata Aufklarung ini diambil dari peristiwa yang terjadi pada zaman abad pertengahan yang mana dominasi gereja telah mengekang kehidupan pada saat itu, sehingga manusia dalam keadaan terbelakang dan bodoh. Kemudian muncul tokoh yang menjadi awal kebangkitan pada saat itu yang berani melawan gereja meskipun tokoh itu harus mati ditangan dominasi gereja tersebut, tapi semangatnya mampu menular kepada semua rakyat yang terkekang sehingga mampu melawan dominasi gereja yang menjadi kebangkitan pada saat itu.”

Melan Delvita pun juga menambahkan jawabannya, bahwasannya kata Aufklarung tersebut mempunyai arti pencerahan yang diambil dari bahasa jerman, yang merupakan zaman setelah kebangkitan yaitu zaman pencerahan. Aufklarung digunakan sebagai nama komisariat, karena kita mengambil spirit pembebasan yang terus melawan sistem yang mengekang sehingga harapan besarnya adalah semua kader IMM Aufklarung Teknik mampu memberikan manfaat kepada rakyat dan terus berjuang melawan penindasan yang ada. 


Perkenalan yang berlangsung selama 45 menit ini semakin meriah karena orasi politik dari Pimpinan Harian IMM Komisariat Aufklarung Teknik yang mampu membangkitkan semangat dari mahasiswa baru.
Dalam orasi politik ini Deka Lugianto selaku Sekretaris Bidang Hikmah menyampaikan mengenai kondisi kekayaan alam Indonesia yang hanya dinikmati oleh segelintir orang. 

“Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah seharusnya tidak ada syarat sedikitpun indonesia mengalami kemiskinan, tapi karena kerakusan dari pemodal sehingga kekayaan alam yang melimpah ruah ini hanya dirasakan oleh golongan-golongan tertentu saja, tapi berjuta-juta rakyat indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan”. Penggalan orasi Deka Lugianto.

Setelah menyampaikan orasi mengenai kondisi kekayaan alam indonesia, Fatmasari selaku Sekretaris Bidang Immawati menyampaikan orasi politiknya mengenai peran dan fungsi mahasiswa.

Dalam penyampaiannya ini Fatmasari menegaskan bahwasanya mahasiswa harus hidup ditengah-tengah rakyat dan secara bersama-sama melakukan perubahan terhadap kondisi sosial hari ini yang semakin memprihatinkan, karena itulah fungsi mahasiswa sebenarnya sehingga mampu memberikan kontribusi dalam melakukan perjuangan untuk melawan penindasan.

Perkenalan organisasi otonom ini ditutup oleh Andika Dwi Permana selaku Ketua Umum IMM Komisariat Teknik yang menegaskan bahwasanya pendidikan hari ini telah dikomersialisasi oleh pemodal, sehingga dengan sistem sepeti ini mahasiswa semakin kehilangan nalar kritisnya sebagai kaum intelektual. 

Kemudian dalam penutupnya Ketua Umum IMM Komisariat Aufklarung Teknik mengajak seluruh mahasiswa yang ada di Aula Teknik untuk melantangkan jargon kebanggan IMM Komisariat Aufklarung Teknik sebagai simbol bahwa kaum intelektual tidak kehilangan nalar kritisnya dan mampu bangkit melawan sistem yang mengekang.

“IMM Yes....IMM Yes....IMM Yes, Auflarung Juoss.....Aufklarung Juoss......Aufklarung Juoss” Tegas Andika dalam memimpin jargon.[]

Penulis : Candra 
Editor   : Din Salahudin dan Zainul Abidin An Suma